Robot Terbaru NASA Siap Mendarat di Mars
Para insinyur badan antariksa AS (NASA) telah menentukan jalur pendaratan ke permukaan Planet Mars. Wahana penjelajah (rover) bernama Phoenix Mars Lander diharapkan memulai debutnya sebagai petulang planet merah tersebut sejak mendarat pada 25 Mei 2008.
Lokasi pendaratan dipilih dekat kutub utara Mars, tepatnya di kawasan lembah yang luas bernama Green Valley. Namun, keputusan akhir di titik mana rover tersebut akan mendarat baru akan diputuskan setelah foto-foto area sekitarnya selesai dianalisis. Satelit Mars Reconnaisance Orbiter (MRO) yang saat ini mengorbit planet tersebut telah memotret lebih dari 30 foto lembah tersebut dalam resolusi tinggi menggunakan kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) dan akan terus mengambil gambar lainnya untuk mendukung analisis.
Area pendaratan yang dituju adalah kawasan berbentuk elips yang bergaris tengah 100 kilometer dan 20 kilometer. Para ilmuwan NASA telah memetakan lebih dari lima juta batuan di kawasan tersebut untuk mencegah risiko kecelakaan tabrakan saat Phoenix mendarat.
"Lokasi pendaran kami mengandung konsentrasi es tertinggi di Mars selain kutub utara. Jika Anda ingi mencari tempat tinggal seperti di permafrost Arktik, kawasan ini yang harus didatangi," ujar Peter Smith, peneliti utama misi tersebut dari Universtas Arizona, AS. Phoenix memang dikirim dengan misi utama menggali lapisan tanah yang kaya es. Wahana tersebut juga dilengkapi alat untuk mengenalisis sampel tanah dan air yang ditemukan untuk mencari bukti-bukti perubahan iklim dan kemungkinan adanya kehidupan mikroba.
Dalam rencana ini, Phoenix akan berputar 145 derajat terhadap bidang datar sebelum menukik ke permukaan Mars. Kemudian, mesin pendorongnya akan dinyalakan selama sekitar 35 detik. Manuver pertama yang akan dilakukan wahana tersebut sepanjang proses pendaratan adalah mengarahkan antena ke Bumi.
Dalam tujuh menit terakhir, Phoenix harus mengurangi kecepatannya dari sekitar 21.000 kilometer. Caranya dengan mengembangkan parasit dan menyalakan pendorong berlawanan dengan arah gerakannya sejak berada pada ketinggian 914 meter. Saat menyentuh permukaan Mars dengan tiga kakinya kecepatannya diperkirakan hanya 8 kilometer perjam.
"Mendarat di Mars sungguh sangat menantang. Faktanya, baru tahun 1970-an kami bisa sukses melakukannya di planet ini. Tetap tak ada jaminan berhasil, namun kami melakukan segala sesuat yang mengurangi risiko kegagalan," ujar Doug McCuistion, direktur Program Eksplorasi Mars Nasa di Washington. (NASA/WAH)
more
Merakit Radio dan Pemancar
Merakit Radio dan Pemancar FM 88 – 108 Mhz
Peralatan yang dibutuhkan :
1. Rangkaian Radio Fm rakitan sendiri dengan Counter / level signal digunakan untuk detector dan skala gelombang untuk frekuensi berapa Transmiter (pemancar) akan dipancarkan.
2. SWR / Pengukur kuat gelombang dalam Db (desible)
3. Transformator / Trafo untuk power untuk pemancar 10 – 15 A murni, untuk radio dan pendingin / kipas 5 A
4. Pendingin dengan alumunium tebal
5. Kabel – kabel, jack input – output / audio, Antena
6. Rangkaian Amplifier Radio penerima
7. Headphones + Mix
8. Box
9. Bor PCB, Cloride, Spidol PCB, PCB dan Komponen elektronika tambahan
10. Diode Led
11. Kabel RG 5 coaxial
12. Rakitan Antena Jenis Yagi / Gamamet dengan pengarah tujuan pancar
13. Tiang / Pipa / tower untuk antenna
14. Speaker 10 inc + tweater untuk radio
15. Mixer + Amplifier untuk input audio ke Transmiter / pemancar sebagai broadcasting siaran lagu atau suara manusia
16. Rangkaian Mixer pemancar sebagai input audio brodcast
17. Rangkaian Penguat RF awal pemancar dengan Transistor C930
18. Rangkaian Penguat sinyal input Dengan Transistor C2053
19. Rangkaian Oscilator pangarah gelombang menghasilakan sinyal sinosoida sebagai pengatur Frekuensi Brodcast
20. Rangkaian Penguat IF (Inter Mediate Frequency) sebagai penguat sinyal modulasi
21. Rangkaian Limiter pembatas Amplitudo sehingga tidak ada derau pada pucuk sinyal
22. Panel / IC Penguat sinyal terdiri dari C1970, C1971, C1972, C1946
23. Dan Komponen tambahan Lain
Catatan :
Rangkaian ini bisa diatur pada Frekuensi dibawah 88 Mhz atau diatas 88 Mhz tergantung keinginan kita dan dianjurkan agar lebih jauh daya jangkau maka rangkaian dirakit dengan rangkaian mono sebagai input audio broadcast, Test pemancar harus berulangkali untuk daya jangkau dan agar tidak ada sinyal anakan yang mengganggu radio broadcast komersil ataupun televisi sekitar lokasi pemancar
more